Sunday, February 22, 2026

Webometrics Ranking PTKIN

 


Webometrics Ranking adalah sistem pemeringkatan global perguruan tinggi berdasarkan performa web, termasuk PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri), dengan fokus pada visibilitas digital dan akses terbuka pengetahuan.[new.webometrics]​

Definisi

Ini mengukur kehadiran online institusi melalui indikator seperti backlink, konten terbuka, dan paper riset top-cited, dirilis Cybermetrics Lab dua kali setahun untuk 30.000+ universitas dunia.antaranews+1

Top PTKIN Indonesia

UIN Sunan Gunung Djati Bandung saat ini nomor 1 di antara PTKIN Indonesia (edisi Februari 2026), diikuti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan lainnya; secara nasional, PTKIN top masuk 100 besar seperti UINSA (72) dan UIN Malang (100). Persyaratan: Unggul di visibility (backlink masif), excellence (paper top 10% cited), dan openness (profil scholar dosen), melebihi kompetitor PTKIN seperti UIN Surabaya atau Aceh.edukasia+4

Top PTKIN Dunia

Tidak ada PTKIN Indonesia mendekati nomor 1 dunia (dikuasai Harvard/MIT di top 5); PTKIN terbaik seperti UIN Bandung (~peringkat dunia 2.000-3.000) atau UIN Sunan Kalijaga (2.073 edisi 2025). Persyaratan ekstrem: Jutaan halaman web, backlink global ribuan, ribuan paper high-impact, dan dosen top-cited dunia; hampir mustahil bagi PTKIN karena skala riset internasional.uin-suka.ac+3

Apa Itu Webometrics Rank?

Apa Itu Webometrics Rank?

**Webometrics Ranking of World Universities** adalah sistem pemeringkatan universitas dunia yang dikeluarkan oleh **Cybermetrics Lab**, sebuah unit riset milik **Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC)** , lembaga penelitian terbesar di Spanyol . Pemeringkatan ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 dan diperbarui setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Januari dan Juli .

Tujuan utama dari Webometrics bukan sekadar menentukan universitas terbaik secara akademis, melainkan untuk **mempromosikan publikasi web** dan **mendorong keterbukaan akses** terhadap pengetahuan ilmiah (open access) yang dihasilkan oleh institusi pendidikan tinggi . Dengan kata lain, Webometrics mengukur sejauh mana sebuah universitas memanfaatkan web untuk menyebarluaskan hasil riset dan kegiatan akademiknya, serta seberapa besar dampak dan visibilitasnya di dunia digital.

Metodologi dan Bobot Penilaian Terkini

Metodologi Webometrics terus berkembang. Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dan 2026, pemeringkatan ini menggunakan tiga indikator utama dengan bobot penilaian sebagai berikut :

| Indikator | Bobot | Sumber Data | Penjelasan Singkat |