Tuesday, April 21, 2026
Hubungan Erat antara Gap, Significance, Novelty, dan Kontribusi
Definisi Research Gap
Research gap adalah celah atau kekosongan dalam literatur ilmiah yang belum terjawab oleh penelitian sebelumnya. Anda dapat menemukannya ketika melihat inkonsistensi hasil dari para ahli atau adanya fenomena di lapangan yang belum tersentuh oleh teori yang ada. Dalam menyusun naskah, identifikasi gap berfungsi sebagai alasan logis mengapa penelitian Anda perlu dilakukan sekarang, bukan sekadar pengulangan.
Cara Menemukan dan Jenis Research Gap
Menemukan research gap menuntut Anda melakukan literatur review secara mendalam dan kritis. Terdapat beberapa jenis gap, antara lain evidence gap (perbedaan hasil penelitian dengan kenyataan saat ini), methodological gap (keterbatasan metode sebelumnya), theoretical gap (kesenjangan antara teori dan fakta), serta population gap (kelompok subjek yang belum banyak diteliti).
Definisi dan Bentuk Novelty
Novelty adalah unsur kebaruan atau temuan orisinal yang Anda tawarkan sebagai solusi atas celah yang ditemukan. Kebaruan ini bisa berupa pendekatan baru (metode berbeda), temuan baru (data belum dipublikasi), atau pengembangan teori (memodifikasi perspektif yang ada). Memiliki novelty yang kuat membuat karya ilmiah Anda bernilai jual tinggi di mata penguji dan reviewer.
Perbedaan Fokus dan Tujuan (Gap vs Novelty)
Fokus utama research gap adalah identifikasi kekurangan dalam studi terdahulu, sedangkan novelty berfokus pada apa yang Anda bawa sebagai sesuatu yang berbeda. Dari segi tujuan, gap berfungsi memberikan justifikasi urgensi penelitian, sementara novelty bertujuan menunjukkan keunggulan dan orisinalitas hasil pemikiran Anda sendiri.
An Indonesian Betawi dialect translation of Edgar Allan Poe's Black Cat
An Indonesian Betawi dialect translation of Edgar Allan Poe's Black Cat
https://www.gutenberg.org/files/2148/2148-h/2148-h.htm#chap2.7
https://americanenglish.state.gov/files/ae/resource_files/the_black_cat.pdf
https://poestories.com/read/blackcat
KUCING HITAM.
Gue mau cerita soal kejadian paling gila sekaligus paling aneh yang pernah gue alamin. Tapi jangan pada ngarep gue minta kalian percaya, ya. Emang gila juga sih kalo gue minta kalian percaya, soalnya gue sendiri aja sampe sekarang nggak bisa percaya sama kejadian ini. Tapi gue nggak gila—dan ini juga bukan mimpi. Besok gue bakal mati, jadi hari ini gue pengen legain hati dan pikiran gue. Yang mau gue ceritain tuh sederhana aja, kejadian-kejadian keseharian di rumah gue. Tapi akibat dari kejadian-kejadian ini tuh bikin gue ketakutan, nyiksa gue, sampe ancurin hidup gue. Tapi gue nggak bakal jelasin panjang lebar. Buat gue sendiri sih ini serem banget, tapi buat orang lain mungkin dianggep lebay. Suatu hari nanti, siapa tau ada orang yang lebih tenang, lebih logis, dan nggak gampang panik kayak gue, bisa ngejelasin semua ini sebagai kejadian biasa yang wajar-wajar aja.
Dari kecil gue dikenal sebagai anak yang penurut dan baik hati. Hati gue lembut banget sampe sering jadi bahan ledekan temen-temen. Gue paling suka sama binatang, dan orang tua gue selalu ngasih gue berbagai macam peliharaan. Gue habisin waktu sama mereka, dan nggak ada yang lebih bikin gue seneng selain ngasih makan dan sayang-sayang sama mereka. Sifat aneh ini makin tumbuh seiring gue gede, dan pas gue dewasa, itu jadi salah satu sumber kebahagiaan terbesar buat gue. Buat yang pernah sayang sama anjing yang setia dan pinter, gue rasa nggak perlu repot-repot jelasin gimana nikmatnya punya binatang peliharaan. Ada sesuatu dari cinta binatang yang tulus dan rela berkorban yang langsung nyampe ke hati orang yang sering ngerasain betapa palsu dan rapuhnya pertemanan sama sesama manusia.
Gue nikah muda, dan untungnya istri gue punya sifat yang mirip sama gue. Begitu tau gue suka peliharaan, dia rajin nyariin yang paling oke buat gue. Kita punya burung, ikan mas, anjing bagus, kelinci, monyet kecil, dan seekor kucing.
Kucing ini gede banget, cantik, item legam, dan pinter banget aneh. Ngomongin soal kepintarannya, istri gue yang sebenernya agak percaya takhayul, sering nyinggung kepercayaan jaman dulu yang bilang kucing item titu jelmaan tukang sihir. Bukan berarti dia serius, ya—gue ceritain ini juga cuma karena kebetulan keinget aja.
Pluto—itu nama kucing gue—jadi kesayangan gue. Gue yang kasih makan, dan kemanapun gue pergi di rumah, dia selalu ikut. Sampe kadang susah payah gue ngehalangin dia ngikut gue sampe ke jalan.
Friday, April 17, 2026
PAK FAIZAL'S SOCIOLINGUISTICS UTS ASSIGNMENT
Dear Students,
This is your UTS assignment for this semester.
1. Prepare a PPT of 5-7 Slides and create a short video recording showing your PPT and on-camera display describing one of your favorite analyses of Sociolinguistics material on language variation based on gender, dialect, sociolect, age, power, social class, etc.
2. The minimum time recording is 5-7 minutes, and it can be more than that, like this Video: https://youtu.be/gd_CibKyleM : The JAKSEL Language Phenomenon.
3. The deadline of video submission is Thursday, 11.59 AM, April 30, 2026
4. This is the link URL for UTS assignment submission: https://forms.gle/aLPRChMmcZ4xDs366
Free download eBook Understanding SFL Appraisal
https://drive.google.com/file/d/1SWpEU0a4GZs8AeMvIGO04UarhaX9UlUW/view?usp=sharing
Free download eBook Understanding SFL Appraisal


